Beda Agama

"Karena sebelum ada kata yang mengikat kita hanya pemilik sementara. Semuanya masih milik semesta dan siapapun masih bisa jadi pemiliknya."

Runtuh.

Dengan mata yang sebentar lagi dihiasi air nestapa. Gadis itu bersandar pada birai yang agaknya masih sangat kokoh. Di atas fly over di bawah langit jingga. Ditemani obrolan kecil pedagang kaki lima, bisingnya kendaraan dan sosok yang satu tahun lebih tua darinya.

"Kamu sudah tau dari awal bukan? Biarpun semesta tidak memilikimu. Mengikatmu dengan kata - kata adalah hal yang mustahil. Karena kita hanya dua orang yang dipertemukan secara tidak sengaja dengan takdir menemani bukan memiliki."

-saa




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak diketahui

Energi di Bandung yang Sunyi

Hening, Hilang, Penyesalan