Rumah Rusak
Garpu yang ku pegang kadangkala menyakitkan Nasi itu untuk dimakan bukan dilempar Aku menyesali beberapa keadaan. Takut Terjebak dalam jeritan Malam itu harusnya indah Sebatang coklat aku menjadi tak suka Coklat itu bawa kebahagiaan bukan? Saat pria paruh baya mengajakku ke supermarket, lalu ia membelikan sebatang coklat. Aku sungguh menyukai detik itu. Tapi setelahnya? Mungkin tetangga bertanya Ada keriuhan apa di rumah itu? Huuu Panutanku menyeramkan, panutanku sekejab menghilang. Aku pandang ia seperti orang yang baru aku kenal. Dan aku tak suka. Tak suka kalau ia menumpahkan amarahnya. Aku tak terima! Ia kadang menghilang di kegelapan malam. Menyusuri kota mungkin? Membuat aku termenung dan ketakutan. -saa