Hening, Hilang, Penyesalan

Wanita malang menabrak sarayu. Semalam ia dihantui rasa bersalah yang berumah di pikiran. Saat awan menghitam ia berlari menuju batas kota. Tak ada apa - apa selain hembusan nafas yang berat. Ternyata, tuan muda secepat itu menghilang. Menyisakan goresan nestapa dan padika indah di atas kertas berwarna monokrom. Terdayuh akan penyesalan dikelilingi kenangan yang mustahil andam karam. Tuan muda hilang dan pergi, karena dihari lalu hening dan ego menyelimuti wanita malang. Sekarang apa yang menghantui ?

Penyesalan.

-aksaraasa 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak diketahui

Energi di Bandung yang Sunyi