Postingan

E

Aku tengah beristirahat dalam puisi Tertidur dan terbangun di antara para diksi-diksi Karena ucapmu kemarin membuat aku luruh Sekarang aku ingin menjauh ... Mencoba untuk tak lagi dengar suaramu -aksaraasa 

E

Sebelum pagi aku kehilangan kata Malamku buta syair balutan nestapa Dihiasi angin dan armada sunyi yang bercengkrama Kamu, S(e)orang yang dijelma fantasi Hadir di pertengahan sunyi menghiasi malam Bersamaan dengan nafas dan detakku yang tak beraturan -aksaraasa 

Januari Sendu

Berteduh di tempat yang kau larang Berucap pasrah di tengah kegaduhan Mulut ini melukai dengan kata yang terlontar sengaja Dan kaki menjauhi pandangan dua sosok yang memikul harap harsa  Sarayu menabrak ia yang mencoba hirap Dan air nestapa tidak akan berlabuh di tengah - tengah gelap Januari sendu tanpa cinta Seuntai kata ku tulis di awal bulan tentang nestapa Tentang cinta yang ku kembalikan pada semestanya Dan tentang kita yang sudah mengakhiri kisah romansa remaja Januari sendu air mata nestapa Lintang tak ada dan goresan tak indah terlihat berwarna  Menyisakan sembab di mata Dan plaster di tangan kiri satu di antara kedua remaja Dan ini adalah ulahku, terciptanya aksara sendu adalah ulahku -aksaraasa